Keuntungan dan Kerugian Instagram untuk Jual-Beli Online

Halo 😀

Kali ini tim JaringanHosting.com akan kembali membahas tentang Social-Media Marketing. Untuk Anda yang telah menjalankan bisnis jual-beli online menggunakan Social-Media, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan tools yang satu ini, yaitu Instagram. 😀

Fenomena yang sedang terjadi sejak tahun 2013 silam (dan terus berkembang pesat sampai sekarang), Instagram telah beralih fungsi menjadi social-media untuk jual-beli. Dulu, Instagram kita kenal sebagai sebuah social-media dengan fungsi utama Photo Sharing, di mana setiap pemilik akun Instagram akan mengupload foto-foto hasil karyanya untuk berinteraksi dengan user Instagram lain.

Instagram sebagai sebuah media Jual-Beli Online tentu merupakan pedang bermata dua, sama seperti tools yang lain. Memiliki keuntungan dan kerugian, ada Pro dan Kontra. Mari kita bahas satu-persatu.

Keuntungan dan Kerugian Instagram untuk Jual-Beli Online

 

tips jual beli online di instagram

Keuntungan dan Kerugian Instagram

 

Keuntungan :

  1. FREE .

Instagram adalah sebuah aplikasi yang bisa kita download di Google Play Store (Android) atau App Store (iPhone) secara gratis. Anda hanya perlu merelakan kuota internet Anda, tapi tidak perlu membayar apapun lagi untuk menggunakan Instagram.

  1. Banyak Pengguna.

Seiring dengan maraknya penggunaan smart-phone dan akuisisi Facebook pada Instagram, memungkinkan semua orang yang punya akun Facebook, punya smartphone jenis apapun yang penting Android atau iOS, bisa mendownload dan menggunakan Instagram. User Instagram bertambah makin banyak dari hari ke hari dan kami yakin, pertumbuhannya akan terus meningkat.

  1. Kemudahan Penggunaan.

Instagram adalah sebuah aplikasi dengan user-interface yang sangat mudah dipelajari.  Dengan user interface yang menarik dan kemudahan penggunaan yang baik, ini memungkinkan seluruh user melakukan aktivitas di Instagram (upload foto, saling follow, saling komentar, saling memberi “LIKE”, dan searching hashtag yang sedang popular).

  1. Kemudahan Promosi.

Melakukan promosi di Instagram adalah salah satu hal yang cukup mudah dan Anda punya 2 pilihan : Organik Gratis atau Membayar untuk Iklan. Jika Anda adalah seorang pemilik akun Instagram yang baru dan Anda ingin menjadikannya online-shop, maka hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah PROMOSI. Lalu, bagaimana caranya? Anda bisa memulai dengan memberi tanda pagar / hashtag (#) pada tiap caption foto Anda, ini FREE dan Organik, tapi tidak bisa meningkatkan follower / buyer secara signifikan.

Anda bisa mencoba Paid Promote / Shout for Shout Program, meskipun kami rasa hal ini hanya berlaku di Indonesia, tapi sangat membantu online-shop Instagram baru Anda. Carilah akun Instagram dengan ribuan atau ratusan ribu follower untuk meminta mereka mempromosikan akun Anda dan feed-backnya, Anda harus membayar sesuai kesepakatan.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan cara Endorsement. (baca TIPS Endorsement ala JarHost)

jual beli online instagram

Instagram

Kerugian :

  1. Waktu Update Harus Se-sering Mungkin

Dalam praktik Jual-Beli Online di Instagram, Anda harus banyak meluangkan waktu untuk melakukan update / re-posting foto sesering mungkin karena timeline Instagram  sama seperti timeline Twitter yang bergerak cukup cepat, terutama jika user mem-follow banyak account. Namun, Instagram bisa mendeteksi spam sehingga jangan langsung mengirim “bom podting foto” dalam 1 waktu.

  1. Komentar dan Interaksi

Di Instagram, semua orang yang memiliki akun Instagram bisa memberi komentar di semua foto dan berinteraksi dengan user lain. Kecuali, jika Anda mengatur akun Instagram Anda sebagai Private Account, sehingga hanya follower Anda yang bisa melihat foto-foto Anda dan berinteraksi dengan Anda. Begitu mudahnya memberi komentar pada foto membuat Instagram rawan spam atau komentar numpang promo dari akun lain, dan hal ini akan sangat mengganggu Anda.

  1. Transaksi yang Kurang Praktis

Fungsi utama Instagram adalah Photo Sharing, dan memang tidak dirancang sebagai tools / aplikasi jual-beli. Anda hanya meng-upload foto dagangan Anda di Instagram, dan ketika ada calon pembeli yang tertarik, maka mereka akan menghubungi Anda. Bagaimana buyer tersebut bisa menghubungi Anda? Tentu Anda akan menambahkan informasi kontak Anda di biodata atau di caption foto. Lalu sisa transaksi lain (negosiasi, format order, konfirmasi pembayaran, konfirmasi shipping) semua akan Anda lakukan secara MANUAL dan bertahap via WhatsApp / BBM / kontak lain sehingga ini sangat tidak praktis dan menyita waktu Anda. Belum lagi jika menghadapi customer yang sangat cerewet, iya kan?

  1. Polisi Harga / Price Police

Akan selalu ada yang iseng untuk memberi komentar “kok harga di sini lebih mahal, di akun sebelah @********* saja Cuma separonya” . Ya, Price Police semacam ini sangat sering ditemui di Instagram, dan itu diluar kehendak Anda. Anda bisa saja akan memblokir user tersebut, namun user lain bisa saja berlaku sama. Dan seberapa sering Anda mengecek kolom komentar untuk sweeping komentar jahil?

Pada dasarnya, semua tools untuk Social-Media Marketing memiliki Kelebihan dan Kekurangan masing-masing, mana yang ingin Anda pilih tentu Anda harus mengoptimalkan kelebihannya dan menekan kerugiannya. Atau mungkin Anda mulai tertarik untuk mencoba membuat website Jual-Beli Anda sendiri supaya Anda lebih terbantu dan lebih aman?