ASP.NET 4.5.2 Hosting Indonesia – JaringanHosting.com :: Tips Mengatasi error “Validation of viewstate MAC failed”

Pada hari ini kami akan membahas mengenai error “validation of viewstate MAC failed” pada ASP.NET 4.5.2. Pada umumnya situs berjalan dengan baik dan tidak mengalami gangguan jika digunakan secara biasa. Errornya muncul hanya jika meload page, ditinggal pergi, dan lalu melanjutkan bekerja tanpa me-reload ataupun me-refresh page tersebut. kami menemukan gangguan ini saat membuka situs,  menggunakannya, ditinggal untuk makan siang, lalu kembali lagi sejam, kemudian saya melanjutkannya dan hal tersebut menyebabkan postback.hal tersebutlah yang serta merta mendatangkan error diatas.

ASP.Net 4.5.2 Hosting Indonesia - JaringanHosting.com

Akan tetapi untuk mengambalikan error tersebut, kami harus menunggu sebentar, hal tersebut sangat tidak nyaman untuk melakukan testing/troubleshooting. Setelah sejam burkutat akhirnya kami menemukan solusi permasalahannya.

Pesan error:

Validation of viewstate MAC failed. If this application is hosted by a Web Farm or cluster, ensure that <machineKey> configuration specifies the same validationKey and validation algorithm. AutoGenerate cannot be used in a cluster.

Description: An unhandled exception occurred during the execution of the current web request. Please review the stack trace for more information about the error and where it originated in the code.

Exception Details: System.Web.HttpException: Validation of viewstate MAC failed. If this application is hosted by a Web Farm or cluster, ensure that <machineKey> configuration specifies the same validationKey and validation algorithm. AutoGenerate cannot be used in a cluster.

Solusi:

walaupun permasalahan lainnya yang cukup menggoda di ASP.NET untuk pada pengembang. Namun solusinya cukup sederhana.

Tambahkan link berikut dalam file web.config anda.

<pages enableEventValidation=”false” viewStateEncryptionMode=”Never” />

baris tersebut harus dimasukkan dalam section

ATAU

Jika kamu tidak menginginkan solusi ini untuk diterapkan dalam project level, maka kamu dapat memasukkan attribute berikut kedalam page (halaman paling atas di HTML View) langsung kedalam halaman yang menimbulkan masalah.

Hal tersebut berarti kamu harus memasukkan enableEventValidation=”false” viewStateEncryptionMode=“Never”  kedalam page directive

Ingin mendapatkan Joomla Hosting Murah, Terbaik dan Berkualitas?

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft, selain itu JaringanHosting.com juga menyediakan hosting murah dan berkualitas yang mendukung Joomla hosting. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5.2, ASP.NET MVC 5.0, Silverlight 5, Visual Studio Lightswitch, dan Drupal Hosting Indonesia,  Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!
 

Visual Studio 2012 – JaringanHosting.com :: Cara Menggunakan Report Viewer Di Visual Studio 2012

Visual Studio 2012 memiliki satu kelebihan yang tidak dimiliki oleh versi-versi sebelumnya, yakni mampu membuka file project (*.*proj) ataupun solution (*.sln) yang dibuat menggunakan Visual Studio 2010 SP1. Hal ini tentunya membuat pekerjaan dalam tim lebih mudah, terlebih lagi jika tidak semua programmer menggunakan versi Visual Studio yang sama. Namun, hal ini dapat membuat kesulitan dalam beberapa kasus, salah satu kasusnya ialah ketika menggunakan ReportViewer dari Microsoft.

banner jarhost

ReportViewer merupakan salah satu komponen bawaan dari Visual Studio yang membantu dalam menampilkan report yang dibuat. Karena merupakan bawaan dari Visual Studio, maka ada kemungkinan versi komponen ReportViewer dari masing-masing Visual Studio adalah berbeda. Berikut ini adalah menggunakan Report Viewer di Visual Studio 2012:

Langkah 1 : Buka Visual Studio 2012 >  create a new Forms Application (project name: “HowToOpenReportViewer”).

Langkah 2 :

step2

  • Ubah DropDownStyle menjadi DropDownList
  • Design name: cbProducts

Langkah 3 :

Kita perlu membuat dataset, klik kanan pada HowToOpenReportViewer project > pilih “Add” > “New Item” lalu “DataSet”. Setelah itu OK

step3

Tampilan default DataSet:

step31

Langkah 4 :

Klik kanan > “Add” > “TableAdapter”

Pada tampilan ini kita dapat mengatur konfigurasi koneksi. Jika Anda tidak memiliki koneksi maka Anda harus membuat koneksi baru fron “New Connection”.

step4

Langkah 5

Step5

Langkah 6

step6

Langkah 7

step7

Langkah 8

step8

Langkah 9

Step9

Langkah 10

step10

Langkah 11

step11

Langkah 12

Klik ComboBox lalu pilih > “Use Data Bound Items”.

Data Source: Products
Display Member: ProductName
Value Member: ProductID and then we see the ProductName in the ComboBox.

Langkah 13

Klik “Report Viewer” lalu pilih “Desing a new Report”.

–          DataSet name

–          Select your Data source and Available dataSet from the ComboBox

Step13

Langkah 14

Step14

Langkah 15

step15

Langkah 16

Step16

Langkah 17

step17

Langkah 18

Step 18

Langkah 19

Klik “Report Viewer” > “Choose Report”.

Step19

Dan hasilnya adalah seperti dibawah ini :

step20

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch.Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

 

IIS Hosting – JaringanHosting.com :: Cara Setting Connection String Pada IIS Manager

Pengertian Internet Information Service (IIS) adalah sebuah HTTP Web Server yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan dan dijalankan sistem operasi Windows. IIS 7.5 mendukung HTTF, HTTPS, FTF, FTPS, SMTP, dan NNTF yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari produk – produk Windows Server dan juga Windows XP, Windows Vista dan Windows 7. Saat menginstall Windows, IIS tidak langsung otomatis diaktifkan, yang artinya pengguna Windows lah yang harus mengaktifkan fitur IIS secara manual. Internet Information Service (IIS) Manager dapat di akses melalui Microsoft Management Console atau Administrative Tools di Control Panel. IIS juga berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi. IIS menjadi fondasi dari platform internet dan intranet Microsoft. Pada bahasan kali ini, akan menjelaskan tentang cara “Bagaimana mengatur koneksi string dengan menggunakan IIS Manager?”.

mainAlt

1. Buka IIS Manager lalu sambungkan ke situs Anda

2. Setelah terhubung, lalu klik Connection Strings

IIS 1

3. Lalu, klik Add untuk menambahkan string baru pada Connection String

IIS 2

4. Setelah itu, tambahkan nama Connection String yang baru. Pastikan itu adalah Connection String yang Anda gunakan. Kemudian tambahkan nama server dan juga nama databasenya

IIS 3

5.Sebelum disimpan, Anda harus memilih Credentials untuk menyambungkan ke database, dengan memilih Credentials ‘Specify Credentials‘ lalu pilih ‘Set’

IIS 4

6. . Masukan username dan password pada database dan klik ‘Ok’

IIS 5

7. Pastikan terlebih dahulu bahwa semuanya sudah benar, setelah dicek dan sudah benar semua klik ‘Ok’ dan proses sudah selesai.

IIS 6

IIS 7

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch.Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

 

 

ASP.NET Hosting – JaringanHosting.com :: Cron Jobs Pada ASP Hosting (schedule a scripts)

 

Pernahkah Anda bertanya-tanya apakah Anda dapat menjalankan cron job pada account ASP Anda?

Scheduled Tasks adalah versi Windows dari ‘cron job’, dan mengeksekusi skrip melalui metode yang mungkin adalah setara terbaik yang Windows harus menjalankan tugas cron dengan benar.

banner jarhost

Jika Anda ingin tahu tentang Scheduled Tasks untuk menjalankan script secara berkala. Nah, Anda dapat melakukannya dengan menggunakan panel website Anda.

– Dari panel kontrol Anda, pilih Scheduled Tasks,seperti gambar dibawah ini:

corn job

– Klik pada Add Scheduled Task

– Ketik nama di task name (nama apapun yang Anda inginkan) setelah itu pilih Check Website Availability

corn job asp hosting

– Beri tanda centang pada “Response status equal to 500″

– Masukan URL sesuai dari script yang ada. Contohnya : http://MyDomain/MyScript/File.aspx

– Pada Access Username: Masukan alamat email yang valid pada domain

– Access Password: Masukan email password dengan benar

– Mail from: Samakan dengan Access Username

– Setelah itu ikuti langkah selanjutnya dengan mengisi Mail to, Mail Subject, dan Mail Body.

– Proses selesai, jangan lupa klik Save.

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch.Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

 

Deployment Aplikasi ASP.Net MVC 3 RC 2 pada Shared Hosting

MVC 3 RC 2 telah memiliki go-live-license sehingga Anda dapat menggunakan ini dalam produksi jika Anda inginkan. Namun masalah utama terjadi jika Anda berada dalam lingkungan shared hosting. Seperti yang Anda ketahui, penyedia shared hosting tidak bersedia untuk menginstal rilis baru kecuali itu adalah untuk memastikan bahwa tidak ada bug terdeteksi dalam paket.

Masalah besar yang munkin muncul adalah tentang bagaimana untuk menyebarkan sebuah aplikasi MVC 3 ke dalam lingkungan shared hosting. Artikel ini mencakup semua langkah yang diperlukan mengerahkan RC 2 dari MVC 3.

Ketika anda menemukan error seperti ini :

Could not load file or assembly ‘System.Web.WebPages.Deployment, Version=1.0.0.0, Culture=neutral, PublicKeyToken=31bf3856ad364e35’ or one of its dependencies. The system cannot find the file specified.

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch. Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

Kesalahan akan dilemparkan oleh sistem karena membutuhkan System.Web.WebPages.Deployment.dll juga. Solusi dari masalah ini sedikit sederhana;

Arahkan ke C:\Program Files\Microsoft ASP.NET\ASP.NET Web Pages\v1.0\Assemblies (atau bisa menjadi C:\Program Files (x86)\Microsoft ASP.NET\ASP.NET Web Pages\v1.0\Assemblies pada Windows 7) dalam windows explorer dan Anda akan melihat beberapa file di dalam folder;

mvc1

Anda membutuhkan 6 file dll. Selain itu Anda juga akan membutuhkan System.Web.Mvc.dll (versi 3.0.11209.0). Anda akan dapat menemukan bahwa file dll dengan menavigasi ke C:\Program Files\Microsoft ASP.NET\ASP.NET MVC 3\Assemblies (yang seharusnya C:\Program Files (86x)\Microsoft ASP.NET\ASP.NET MVC 3\Assemblies dalam Windows 7)

mvc2

Akhirnya anda harus memiliki semua dll berikut :

  • Microsoft.Web.Infrastructure
  • System.Web.Razor
  • System.Web.WebPages
  • System.Web.WebPages.Razor
  • System.Web.Helpers
  • System.Web.WebPages.Deployment (Jika Anda mendevelop dengan MVC RC 2, perakitan ini diperlukan untuk penyebaran)
  • System.Web.Mvc

Anda dapat membuat salinan dari dll dan menempatkannya bersama-sama di dalam folder sehingga dapat dihubungkan dengan mudah ketika membutuhkannya;

mvc3

Ada beberapa konvensi di sini dan Anda bisa memilih dengan cara berikut ini :

Gunakan Visual Studio Publish Tools untuk mempublikasikan aplikasi saya ke sisi produksi.

Setelah penerbitan itu selesai, salinlah 7 file dll ke dalam folder bin di dalam direktori root dari aplikasi.

mvc4

Akhirnya, folder bin saya memiliki perakitan file yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi;

mvc5

 

 

Mengenali Serangan SQL Injection bersama JaringanHosting.com

Hal yang sebenarnya terjadi ketika Anda memasukkan teks ke dalam bidang Username dan Password layar login adalah teks biasanya dimasukkan atau dikemas ke dalam perintah SQL. Perintah ini memeriksa data yang Anda masukkan terhadap informasi yang tersimpan dalam database, seperti nama pengguna dan password masing-masing. Jika memiliki kesamaan input apa yang disimpan dalam database maka Anda diberikan akses ke sistem. Jika tidak, Anda mendapatkan pesan kesalahan dan kesempatan untuk memasukkan kembali informasi yang benar atau anda ditolak seluruhnya.

Database adalah inti dari sistem komputer karena memungkinkan Anda untuk mengontrol proses bisnis Anda. Database menyimpan data yang diperlukan untuk menyampaikan konten khusus bagi pengunjung, pelanggan, pemasok, dan karyawan. Kredensial pengguna, keuangan, informasi pembayaran, dan statistik perusahaan semua mungkin berada dalam database yang dapat diakses oleh pengguna yang sah dan sayangnya havker juga. SQL atau Structured Query Language adalah bahasa komputer yang memungkinkan Anda untuk menyimpan, memanipulasi, dan mengambil data yang tersimpan dalam database

SQL injection adalah eksploitasi sistem website atau komputer yang disebabkan oleh pengolahan data yang tidak valid yang dimasukkan ke dalam kolom formulir oleh pengguna malicious. SQL injection dapat digunakan oleh hacker untuk memperkenalkan (atau “menyuntikkan”) kode ke dalam program komputer untuk mengubah jalannya eksekusi dalam rangka mengakses dan memanipulasi database dari belakang situs, sistem atau aplikasi.

Kerentanan SQL Injection timbul karena bidang yang tersedia untuk input pengguna memungkinkan pernyataan SQL untuk melewati ke database secara langsung untuk memproses data dan permintaan pengguna. Jika input tidak disaring dengan benar, aplikasi web dapat memungkinkan perintah SQL yang memungkinkan hacker untuk melihat informasi yang tidak sah dari database atau bahkan menghapusnya.

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch. Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

Serangan itu mengambil keuntungan dari coding aplikasi berbasis web dan jaringan komputer dengan menggabungkan fitur yang memberikan konten dinamis seperti:

  •     Masuk halaman
  •     Halaman dukungan pelanggan
  •     Formulir permintaan produk
  •     Formulir tanggapan
  •     Halaman pencarian
  •     Shopping cart

Ketika pengguna yang sah mengajukan rincian nya, sebuah query SQL yang dihasilkan dari detail dan diserahkan ke database untuk verifikasi. Dengan menggunakan SQL Injection, hacker dapat input khusus dibuat perintah SQL dengan maksud melewati penghalang berupa dan melihat apa yang ada di balik itu.

Banyak hacker melakukan hacking serangan SQL Injection pada sebuah browser web, dengan mengandalkan pengetahuan tentang query SQL, dan kreativitas untuk menebak tabel penting dan nama field.

Sebuah ilustrasi sederhana dari serangan SQL injection berjalan seperti ini, seorang penyerang mencoba berkompromi terhadap sistem yang tidak memiliki akses ke kode bukan identitas masuk. Jadi, ketika penyerang diminta untuk memasukkan Username dan Password mereka memasukan kode seperti ‘x’ = ‘x’. Dan tergantung bagaimana perangkat lunak sistem ditulis, perintah ini akan benar karena x selalu sama x, sehingga Username dan kombinasi Sandi akan selalu Benar atau sama!

Setelah penyerang menyadari bahwa sistem yang rentan terhadap SQL Injection, dia mampu menyuntik Perintah SQL melalui kolom input. Hal ini memungkinkan penyerang untuk mengeksekusi perintah SQL pada database, termasuk memodifikasi, menyalin, dan menghapus data.

Bersama JaringanHosting.com kami selalu berinovasi untuk memberikan pengamanan yang terbaik untuk website anda. Jadi tunggu apa lagi segera hosting website anda di JaringanHosting.com

 

Tips ASP.NET::Cara membuat ASP.NET Web User Control

Untuk membuat ASP.NET Web User Control sama mudahnya dengan membuat halaman ASP.NET dengan menggunakan Visual Web Developer.

Berikut ini merupakan langkah dalam membuatnya :

1. Buka Website yang Anda inginkan untuk ditambah dengan user control.

2. Klik kanan pada menu konteks Website dan klik “Add New Item …”. Kemudian akan muncul kotak dialog New Item Tambahkan dengan daftar Visual Studio diinstal template. Pilih “Web User Control” seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.

web user control

3. Klik Add. maka akan menambahkan user control ke dalam website Anda. Anda dapat membuka user control dalam Design View dan mulai menambahkan control.

4. User control ASP.NET terlihat sangat mirip dengan Halaman Web ASP.NET, kecuali bahwa itu disimpan dengan ekstensi ascx. Dan memiliki @Control directive daripada @Page directive. Perhatikan bahwa kontrol Pengguna tidak mengandung html,baik di body maupun elemen form. Direktif kontrol terlihat seperti ini:

<% @ Control Language = “VB” AutoEventWireup = “false” CodeFile = “WebUserControl.ascx.vb” Inherits = “WebUserControl”%>

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch. Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

5. Ketika telah selesai mengatur page user control, mendaftarkan Web user control ini ke halaman web Anda dengan sederhana seperti menyeret dan menjatuhkan kontrol pengguna dari Solution Explorer ke halaman web yang dibutuhkan dalam tampilan design mode. Visual Studio akan secara otomatis mendaftarkan user control di halaman web dengan menambahkan direktif @Register di halaman web Anda seperti ditunjukkan di bawah.

<% @ Register src = “WebUserControl.ascx” Tagname = “WebUserControl” TagPrefix = “uc1″%>

Atribut tagname adalah nama dari user control dan TagPrefix yang digunakan untuk menentukan namespace yang unik untuk kontrol pengguna. Atribut scr digunakan untuk menentukan path ke user control.

6. Visual Studio juga menambahkan user control ke halaman dengan menambahkan baris kode berikut.

<uc1:WebUserControl ID=”WebUserControl1″ runat=”server” />

Perhatikan bahwa TagName bersama dengan TagPrefix digunakan untuk mengidentifikasi kontrol.

 

Mencari OpenSource CMS Terbaik untuk ASP.NET bersama JaringanHosting.com

Para Developer sangat suka berdebat tentang apakah ASP.NET lebih baik dari LAMP (Linux, Apache, MySQL & PHP) model. Tapi pertanyaan yang seharusnya bukanlah mana yang lebih baik, tapi yang mana yang lebih cocok dengan kebutuhan sebuah project tertentu.

Jika Anda ingin menggunakan Content Management System untuk membangun situs Anda, kemungkinan bahwa Anda telah berpikir untuk pergi untuk LAMP hosting karena memiliki open source CMS sistem seperti WordPress, Drupal dan Joomla. Anda mungkin tidak menyadari bahwa, semua itu juga dapat dilakukan oleh CMS yang dibangun di ASP.net (aspnet cms open source) platform, dan banyak pula yang dapat menawarkan lebih dari LAMP.

Yang paling populer dari open source CMS ASP.net mungkin DotNetNuke. DotNetNuke didukung oleh komunitas yang besar dan berkembangnya DNN module marketplace supplying pada array module, DNN dirancang dengan opan sorce dan secara profesional, yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan instalasi CMS sesuai dengan kebutuhan.

DotNetNuke memiliki jenis yang sama pada fleksibilitas dan fungsionalitas seperti Drupal, tapi umumnya memiliki inti yang lebih stabil dalam membangun dan arsitektur jauh lebih rumit daripada inti Drupal 7.

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch. Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

ASP.NET CMS Open Source

Pada edisi premium DotNetNuke tersedia, seperti untuk Umbraco dan open source software CMS ASP.net lainnya . Fitur killer Umbraco adalah integrasi dengan Microsoft Word, memungkinkan Anda untuk melakukan develop secara offline dalam word package prosesor. Umbraco sangat banyak ditujukan pada pertengahan sampai pengembang tingkat ahli yang menginginkan kontrol penuh atas tampilan dan nuansa situs, instalasi asli benar-benar bersih dan Anda membangun seluruh situs sendiri.

Mungkin Umbraco sedikit terlalu kompleks dan Anda ingin sebuah open source ASP.net CMS yang lebih sederhana seperti WordPress. N2 CMS sangat baik, light open source CMS yang disesuaikan dengan template yang dimaksudkan untuk memiliki plug’n’play dibandingkan dengan WordPress.

Ada banyak open source ASP.net paket CMS lain (aspnet cms open source) yang tersedia saat ini, termasuk mojoPortal, Composite C1, Sitefinity dan Kentico. Bahkan Microsoft telah open source, dengan mereka sendiri open source CMS ASP.net disebut Orchard Proyek.

 

Tips Silverlight :: Mengatasi Crash Plug-In Pada Silverlight

Microsoft Silverlight memungkinkan pengguna untuk melakukan inovasi-inovasi yang menakjubkan pada aplikasi website siapapun. Meskipun program ini cukup stabil, namun karena beberapa kesalahan teknis terkadang terdapat crash pada plug-In. Sekarang kita akan membahas solusi untuk memperbaiki masalah ini :

Pedoman Mengatasi Masalah

1. Instal ulang Silverlight

2. Perbaikan Silverlight Registry Entries

3. Update Internet Explorer/web browser lainnya

4. Download Update Terbaru & Patch

5. Nonaktifkan Tablet PC Input Service

6. Hapus Cache Browser

Berikut ini adalah uraian dari setiap point :

silverlight_logo

1.       Instal ulang Silverlight

Menginstal ulang Silverlight dapat membantu memecahkan file program yang rusak. Hal ini akan memperbaiki Silverlight plug-in crash.

1. Klik Start.

2. Klik Control Panel.

3. Klik Program | Uninstall Program.

4. Pilih Microsoft Silverlight dari daftar program yang diinstal dan kemudian tombol klik Uninstall.

5. Ikuti wizard pada layar Anda.

2.       Perbaikan Silverlight Registry Entries

Silverlight crash plug-in dapat terjadi jika entri registri yang ada rusak. Anda perlu mengambil fitur bantuan Registry Cleaner dari Utilitas Sistem perangkat lunak. Perlu diingat bahwa registry Windows menyimpan informasi penting tentang semua program komputer termasuk Silverlight. Registri harus bebas dari kesalahan dalam rangka untuk menjalankan program tanpa kesalahan dan crash.

1. Download Utilitas Sistem perangkat lunak.

2. Klik tab Registry Cleaner.

3. Klik tombol Scan.

4. Klik tombol Fix Now.

 JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch. Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

3.       Update Internet Explorer

Update Internet Explorer ke versi terbaru yang tersedia di website Microsoft. Ini dapat membantu Anda memperbaiki Silverlight crash plug-in di komputer Anda.

4.       Download Update Terbaru & Patch

Komputer Anda mungkin kurang update terbaru yang dirilis oleh Microsoft. Download dan menginstal update terbaru untuk sistem operasi Anda menggunakan alat Windows Update.

1. Klik Start | All Programs.

2. Klik Windows Update.

5.       Nonaktifkan Tablet PC Input Service

Menjalankan Tablet PC Input Service di latar belakang dapat mengakibatkan Silverlight plug-in crash. Untuk me-nonaktifkannya, silahkan ikuti Instruksi berikut:

1. Klik Start.

2. Pada Search box, tekan enter.

3. Dari daftar semua layanan yang muncul, pilih dan klik kanan Tablet PC Input Service.

4. Pilih Stop.

5. Restart browser web Anda.

Anda juga dapat menggunakan fitur Services Manager dari Sistem Utilitas perangkat lunak untuk melakukan hal ini.

6.       Hapus Cache Browser

Hapus segala sesuatu yang browser Anda telah disimpan di komputer Anda. Misalnya, web cache, file-file sementara, download file setup, password dan data formulir yang telah diisi. Jika Anda ingin, Anda dapat menggunakan fitur Cleaner System dari Utilitas Sistem perangkat lunak. Sehingga Silverlight crash plug-in tidak akan terjadi lagi.

1. Buka Internet Explorer.

2. Klik Tools | Delete Browsing History.

3. Tandai semua kotak cek dan kemudian klik tombol Delete.

 

Bangun E-commerce Dengan Drupal

Drupal merupakan aplikasi web terbaik yang membantu untuk membangun sebuah situs yang unik dengan cara yang paling menguntungkan. Drupal membantu dalam membangun sebuah website dengan fitur yang lebih kreatif dan teknis.

1. Sistem Taksonomi

Drupal memiliki kelebihan dalam membuat sistem kategori dan klasifikasi yang sangat kompleks.

2. Sangat Ringan

Drupal sangat  ringan. Drupal hanya berkisar diukuran 1 MB dan 3,3 MB saat diekstrak. Imbasnya ada pada kecepatan server untuk mengeksekusi perintah – perintah menjadi lebih ringan. Berbeda dengan joomla yang bisa berukuran hingga 5 MB.

JaringanHosting.com adalah provider ASP.NET dan Windows hosting No #1 di Indonesia sesuai dengan rekomendasi dari pihak Microsoft. Microsoft memberikan rekomendasi ini berdasarkan pada beberapa persyaratan utama, yaitu: WebMatrix, WebDeploy, Visual Studio 2012, ASP.NET 4.5, ASP.NET MVC 4.0, Silverlight 5 and Visual Studio Lightswitch. Untuk keterangan lanjutan, silahkan klik disini!

3. Fitur Modular

Pada Drupal setiap penambahan fitur modul dan bloknya akan menambah sistem yang ada

4. Dukungan Database

Drupal juga mendukung PostgreSQL dan MS SQL selain MySQL. Sehingga menambah opsi lain dalam memilih software RDBMS.

5. Klasifikasi User

Pada Drupal, admin dapat memberikan hak akses pada user tertentu dan pembatasan hak akses hanya untuk sekedar mengedit konten atau hak akses penuh.

6. Tracker

Drupal memiliki fitur untuk menampilkan apa saja yang pernah ditulis atau dikirim oleh user tertentu.

7. Forum

Fitur forum sudah satu paket dalam installasi Drupal.

8. Development yang cepat

Pengguna dapat membuat anak-anak site dari sebuah induk site.

9. Multisite