{"id":386,"date":"2013-05-27T03:59:51","date_gmt":"2013-05-27T03:59:51","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.jaringanhosting.com\/?p=386"},"modified":"2013-05-27T03:59:51","modified_gmt":"2013-05-27T03:59:51","slug":"asp-net-hosting-reportviewer-controls","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/asp-net-hosting-reportviewer-controls\/","title":{"rendered":"ASP.NET Hosting :: ReportViewer Controls"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left\" align=\"center\">Microsoft Report Viewer\u00a0ialah suatu \u00a0report \u00a0definition standar dari Microsoft dalam hal pembuatan \u00a0aplikasi report (laporan) \u00a0yang ditulis dengan Visual Studio. \u00a0Report definition ini \u00a0berbentuk suatu file \u00a0XML yang terdiri dari data dan layout.<\/p>\n<p>Visual Studio secara otomatis akan menambahkan report definition beserta report layout-nya ketika anda menambahkan sebuah \u00a0Report Item ke dalam project Visual Studio. File dari report definition yang diproses di lokal \u00a0ini akan \u00a0berekstension .rdlc (report definition language client-sideprocessing), sedangkan yang di-publish di server (biasanya dibuat melalui Sql Server) dengan \u00a0ekstension.rdl (report definition language).<\/p>\n<p>Untuk menampilkan report yang diproses melalui \u00a0client-side maka anda memerlukan suatu control yang disebut dengan ReportViewer Controls. ReportViewer Controls inilah yang akan mendukung anda dalam hal \u00a0pembuatan bermacam-macam jenis report diantaranya adalah :<\/p>\n<ul>\n<li>Freeform\u00a0: Tipe report yang terdiri dari \u00a0text boxes, data regions, images, and other report items.<\/li>\n<li>Multicolumn\u00a0: \u00a0Tipe report yang menampilkan data berbentuk multiple column dimana data berbentuk kolom ke bawah dari kolom satu ke kolom berikutnya \u00a0seperti cetakan koran.<\/li>\n<li>Drillthrough\u00a0: Tipe report yang mendukung eksplorasi data \u00a0melalui \u00a0links \u00a0yang mengandung informasi tersebut.<\/li>\n<li>Interactive\u00a0: Tipe report yang mengandung links, bookmarks, peta dokumen dan fitur \u201chide and show\u201d. \u00a0Dengan tipe report ini anda dapat membuat report yang bersifat \u201cdrilldown\u201d menggunakan fitur dari property \u201ctoggle\u201d nya.<\/li>\n<li>Simple\u00a0: Tipe report sederhana yang mungkin hanya mempunyai satu \u201csingle table\u201d atau grafik<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk membuat dan mendesain suatu report anda dapat menggunakan item-item report yang tersedia di Report Toolbox Visual Studio .Net . Berikut ini adalah kegunaan dari masing-masing item tersebut :<\/p>\n<ol>\n<li>Textbox : Suatu \u201cdata region\u201d (area data yang ditampilkan) yang dapat<br \/>\ndigunakan\u00a0untuk membuat \u00a0\u201cTabular report\u201d ataupun untuk<br \/>\nmenambah kolom daristruktur tabel ke dalam report.<\/li>\n<li>Table : Suatu \u201cdata region\u201d (area data yang ditampilkan) yang\u00a0mengatur<br \/>\ndata\u00a0kedalam bentuk kolom dan baris \u00a0yang ter-interseksi pada<br \/>\nsebuah spesifik\u00a0data. \u00a0Matrix ini mendukung fungsionalitas data<br \/>\ndalam bentuk\u00a0crosstabel ataupun pivot tables. Tidak seperti Table<br \/>\nyang memiliki kolom\u00a0yang statis, kolom Matrix dapat bersifat<br \/>\ndinamis.\u00a0Anda dapat mendesain\u00a0baris dan kolom dari data \u00a0Matrix<br \/>\nyang bersifat\u00a0statis ataupun dinamis<\/li>\n<li>Matrix : Suatu \u201cdata region\u201d (area data yang ditampilkan) yang digunakan<br \/>\nuntuk\u00a0menampilkan data berbentuk grafis. Tipe dari grafik yang<br \/>\ndisediakan pun\u00a0dapat bervariasi.<\/li>\n<li>Chart : Digunakan untuk menampilkan gambar yang bersifat binary dalam<br \/>\nsebuah\u00a0report. Anda dapat menggunakan external, embedded<br \/>\n(bawaan) ataupun\u00a0gambar dari database (format .bmp, .jpeg, .gif, .png)<\/li>\n<li>Image\u00a0 : Digunakan untuk mengkoneksikan report satu dengan yang lain.<br \/>\nSubreport\u00a0ini dapat berbentuk full report yang berjalan sendiri<br \/>\nataupun report yang\u00a0terhubung dengan sebuah \u00a0Main report.<br \/>\nKetika anda\u00a0mendefinisikan sebuah subreport anda juga diharuskan<br \/>\nmendefinisikan\u00a0pula parameter-parameter untuk memfilter data<br \/>\ndi subreport tersebut.<\/li>\n<li>List : Suatu \u201cdata region\u201d (area data yang ditampilkan) yang digunakan<br \/>\nuntuk\u00a0menampilkan baris-baris data \u00a0dalam bentuk seperti daftar<br \/>\n(list).<\/li>\n<li>Rectangle : Digunakan untuk elemen grafis ataupun sebuah \u201ccontainer\u201d (panel)<br \/>\ndari\u00a0report item lainnya.<\/li>\n<li>Line : Elemen grafis berbentuk garis yang dapat digunakan dimana saja<br \/>\ndi suatu\u00a0halaman report.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Report dari Microsoft Report Viewer ini mendukung beberapa fungsionalitas, diantaranya adalah:<br \/>\n1. Ekspresi-ekspresi dalam perhitungan \u00a0seperti penjumlahan ataupun format-format tertentu dalam suatu report.<br \/>\n2. Aksi untuk link, bookmark dan peta dokumen dalam html report.<br \/>\n3. Mendukung \u00a0parameter, \u00a0filters, \u00a0sorting (pengurutan), \u00a0grouping (pengkategorian) yang memudahkan anda dalam menampilkan suatu data.<br \/>\n4. Mendukung \u201ccustom code\u201d yang sesuai kebutuhan anda.<br \/>\n5. Mendukung fitur-fitur report seperti print, print preview, zoom, export data dan lainnya<\/p>\n<p><b>Crystal Report di ASP.NET<\/b><br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.jaringanhosting.com\/Indonesia-Crystal-Report-2010-Hosting.aspx\"><strong>Crystal Report<\/strong><\/a> adalah standar bantuan membuat report untuk Visual Studio .NET digunakan untuk menampilkan data. Anda dapat melihat total dari level yang berbeda, grafik untuk menganalisa data, dan lebih banyak lagi. Membuat laporan di Crystal Report membutuhkan koding seminimalkan mungkin selama itu dibuar didalam tampilan Designer. Selain itu juga tersedia fitur untuk integrasi dengan Microsoft <a href=\"http:\/\/www.jaringanhosting.com\/Indonesia-Visual-Studio-Hosting.aspx\">Visual Studio .NET<\/a>, Borland Delphi, and C# Builder.<\/p>\n<p><b>Keuntungan Crystal Reports<br \/>\n<\/b><\/p>\n<ul>\n<li>Perkembangan laporan yang cepat dimana tampilan designer akan mempermudah proses coding bagi programmer<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Dapat membuat laporan yang lebih lengkap dengan menambahkan grafik dan menggunakan model bisnis<\/li>\n<li>Dapat membuka laporan dengan model berobjek dimana dapat berinteraksi dengan tool laen dalam ASP .NET Web Form<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Dapat mengekspor laporan ke dalam format yang lebih umum seperti .pdf, .doc, .xls, .html dan .rtf<\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Model Implementasi<\/b><br \/>\nCrystal Reports membutuhkan driver database untuk dapat menyambung ke dalam data source untuk pengaksesan data. Crystal Reports dalam .NET mendukung dua metode untuk mengakses data dari data source :<\/p>\n<p><b>Metode Pull<\/b><br \/>\nKetika model ini digunakan untuk mengakses data dari data source, driver database secara langsung menerima data dari data source. Model ini tidak membutuhkan developer untuk menulis kode untuk membuat koneksi dan menerima data dari data source. Karena itu, Crystal Report yang mengatur perintah SQL untuk dapat koneksi dengan menggunakan driver tertentu.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/blog.jaringanhosting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/11.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-387\" alt=\"1\" src=\"http:\/\/blog.jaringanhosting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/11.jpg\" width=\"379\" height=\"99\" srcset=\"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/11.jpg 379w, https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/11-300x78.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 379px) 100vw, 379px\" \/><\/a><b>Metode Push<br \/>\n<\/b>Ketika model ini digunakan untuk mengakses data dari data source, developer menulis kode untuk dapat mengakses data source dan menerima data. Data dari data source tersimpan dalam dataset dan crystal reports dapat mengakses data dari dataset. Performanya dapat di optimisasi dengan menggunakan koneksi yang dishare dan secara manual membatasi record yang muncul di laporan.<\/p>\n<p align=\"center\"><a href=\"http:\/\/blog.jaringanhosting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/21.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-388\" alt=\"2\" src=\"http:\/\/blog.jaringanhosting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/21.jpg\" width=\"547\" height=\"82\" srcset=\"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/21.jpg 547w, https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/21-300x44.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 547px) 100vw, 547px\" \/><\/a><\/p>\n<p><b>Tipe Crystal Reports<\/b><\/p>\n<p><b>Strongly-typed Report<\/b><br \/>\nKetika anda menambahkan laporan ke dalam proyek, secara otomatis menjadi laporan bertipe \u201cstrongly-typed\u201d. Dalam hal ini, anda mendapat keuntungan secara langsung dalam membuat instansi dari objek laporan, dimana dapat mengurangi beberapa baris kode, dan menyimpannya untuk meningkatkan performa. File .vb yang berelasi, dimana bersifat hidden, dapat dilihat dengan cara editor \u201cshow all files\u201d icon dalam Solution Explorer.<\/p>\n<p><b>Un-Typed Report<\/b><br \/>\nReport tersebut tidak termasuk kedalam proyek yang bertipe \u201cUn-typed\u201d. Dalam hal ini, anda dapat membuat instansi dari Crystal Report Engine \u201cReport Document\u201d objek dan secara manual dan memuat laporan kedalamnya.<\/p>\n<p><b>Membuat Crystal Reports<\/b><br \/>\nAnda dapat membuat Crystal Report dengan menggunakan 3 cara :<\/p>\n<ol>\n<li>Secara manual seperti dari dokumen kosong<\/li>\n<li>Menggunakan Standard Report Expert<\/li>\n<li>Dari laporan yang sudah ada<\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Menggunakan Metode Pull<\/b><br \/>\nMembuat Crystal Report secara manual.\u00a0Kita dapat menggunakan langkah \u2013 langkah berikut untuk mengimplementasikan Crystal Report dengan menggunakan Model Pull :<\/p>\n<p>1. Membuat file .rpt dan mengatur koneksi data base yang dibutuhkan menggunakan tampilan Crystal Report Designer.<\/p>\n<p>2. Menambahkan CrystalReportViewer dari toolbox ke dalam halaman .aspx dan mengatur properties ke dalam file .rpt yang kita buat dari langkah sebelumnya.<\/p>\n<p>3. Memanggil databind ke dalam kode di halaman kodenya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Microsoft Report Viewer\u00a0ialah suatu \u00a0report \u00a0definition standar dari Microsoft dalam hal pembuatan \u00a0aplikasi report (laporan) \u00a0yang ditulis dengan Visual Studio. \u00a0Report definition ini \u00a0berbentuk suatu file \u00a0XML yang terdiri dari data dan layout. Visual Studio secara otomatis akan menambahkan report<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=386"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=386"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=386"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.jaringanhosting.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=386"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}