Hati-Hati dengan Ransomware. Apa sih itu?

Ransomware adalah salah satu hal yang paling ditakutkan di bisnis internet ataupun website. Jika web Anda sudah terkena serangan ini, maka Anda pasti sudah kesulitan untuk menanganinya.

Jadi sebelum kena serang, alangkah baiknya kita mencegah dahulu. Seperti orang tua dahulu bilang “Lebih baik mencegah daripada mengobati”.

Apa sih itu Ransomware? Gimana Cara Kerjanya?

Pertanyaan bagus ini, pasti di benak kalian bertanya-tanya mengenai siluman ini.

Ransomware adalah salah satu dari banyak jenis malware atau perangkat lunak berbahaya yang menggunakan enkripsi untuk menyimpan data Anda untuk tebusan.

Ini adalah bentuk malware yang sering menargetkan kelemahan, kelengahan orang dengan berusaha mengambil data yang penting di server Anda.

Serangan-serangan terhadap cybersecurity ini dapat berkisar dari sistem penguncian malware hingga enkripsi penuh file pastinya meminta tebusan.

Hacker umumnya menggunakan email atau mengirim email kepada Anda untuk Anda download. Dengan Anda membuka attachment, nah di situlah virus masuk ke sistem komputer Anda.

Hacker kemudian memberitahu kepada Anda bahwa informasi Anda telah diretas. Jika Anda ingin data/informasi Anda kembali, maka harus membayar uang tebusan.

Korban sering diminta membayar tebusan dalam bentuk Bitcoin. Jika tebusan dibayarkan, penjahat cyber dapat membuka kunci data atau mengirim kunci ke file yang dienkripsi. Atau, mereka mungkin tidak membuka kunci apa pun setelah pembayaran, seperti yang akan kita bahas nanti.

Terus, Gimana Cara Mencegah Serangan Ransomware Ini?

Ada beberapa cara untuk mencegah serangan ini dan kami sudah rangkum dalam beberapa poin di bawah ini:

1. Pastikan Selalu Backup File Anda ke Local ataupun Cloud

Ini sangat penting. Pertama, ini akan membuat informasi/data Anda di backup di tempat yang aman yang tidak dapat diakses oleh hacker. Kedua, ini akan memudahkan Anda untuk menghapus sistem lama Anda dan memperbaiki dengan file cadangan jika terjadi serangan.

Gagal backup sistem Anda dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

Gunakan solusi backup cloud untuk melindungi data Anda. Dengan mem-protect data Anda di cloud, Anda tetap aman dari infeksi ransomware. Backup cloud memperkenalkan redundansi dan menambahkan lapisan perlindungan tambahan.

Makin banyak backup makin bagus.

2. Memilah Jaringan Network Anda

Batasi data yang dapat diakses oleh hacker. Dengan akses kontrol yang dinamis, Anda dapat memastikan bahwa Anda tidak akan collaps dengan sekali serangan. Pisahkan jaringan Anda ke dalam zona berbeda yang masing-masing membutuhkan kredensial berbeda.

3. Detect Serangan dari Awal

Anda dapat menginstal perangkat lunak perlindungan ransomware yang akan membantu mengidentifikasi potensi serangan. Program manajemen ancaman dini yang terpadu dapat menemukan intrusi ketika terjadi dan mencegahnya. Program-program ini juga sering menawarkan perangkat lunak antivirus gateway.

Gunakan firewall yang akan memblokir unauthorized access ke komputer atau jaringan Anda. Gabungkan ini dengan program yang memfilter konten web yang secara khusus berfokus pada situs yang mungkin memperkenalkan malware. Selain itu, jangan lupa menggunakan Anti Spam email untuk menyaring email yang muncul di inbox Anda.

Pastikan untuk download dan menginstal pembaruan atau patch perangkat lunak apa pun untuk sistem yang Anda gunakan. Pembaruan ini meningkatkan kinerja komputer Anda, dan juga memperbaiki titik-titik rentan dalam keamanan. Ini dapat membantu Anda mencegah hacker yang mungkin ingin mengeksploitasi kerentanan perangkat lunak.

4. Install Anti Malware

Ya, hampir sama seperti diatas. Pastikan Anda menginstall atau mengupdate sistem keamanan Anda.

5. Scan Secara Berkala Komputer Anda

Dengan adanya scan berkala ini juga sangat membantu untuk mendetect ancaman yang mungkin akan terjadi ke depannya.

6. Gunakan Strong Password

Jangan gunakan password yang mudah ditembus oleh hacker, contohnya seperti 123456789, atau qwerty, atau abcdefgh. Password yang baik harus ada kombinasi huruf besar, kecil, symbolic, dan juga angka.

7. Block Plugin-Plugin Aneh (Tidak Dikenal)

Ada banyak jenis plug-in web yang digunakan peretas untuk menginfeksi komputer Anda. Dua yang paling umum adalah Java dan Flash. Program-program ini standar pada banyak situs dan mungkin mudah diserang. Sebagai akibatnya, penting untuk memperbaruinya secara teratur untuk memastikan mereka tidak terinfeksi oleh virus.

Anda bahkan mungkin ingin melakukan langkah ekstra untuk sepenuhnya memblokir program-program ini.

8. Block Email yang Tidak Dikenal

Mulai memfilter dan reject email yang masuk dengan attachment yang hanya dapat dibuka tanpa ada tanda seru. Juga, atur email server Anda untuk menolak alamat spammer dan malware yang dikenal.

9. Limitlah Koneksi Internet Anda

Jika Anda memiliki data yang benar-benar kritis, langkah Anda berikutnya mungkin menjaga jaringan Anda tetap pribadi dan jauh dari Internet sepenuhnya.

Lagipula, jika Anda tidak membawa apa pun ke jaringan Anda, komputer Anda sepertinya tidak akan diserang oleh ransomware. Ini mungkin tidak praktis melihat bahwa banyak perusahaan bergantung pada Internet dan email untuk melakukan bisnis mereka, tetapi menjaga akses internet membantu Anda mencegah Ransomware masuk ke komputer Anda.

Cara Detect Ransomware

Tanda pertama Anda mungkin berupa drive yang dienkripsi atau dikunci dan catatan tebusan.

Jika Anda sering menjalankan malware dan pemeriksa virus dengan definisi virus dan malware yang diperbarui, perangkat lunak keamanan Anda dapat mendeteksi ransomware dan memperingatkan Anda akan keberadaannya. Anda kemudian dapat memilih untuk karantina dan menghapus ransomware.

Kalau Sudah Kena Ransomware, Gimana Tuh?

Wah…. Sebaiknya jangan sampai kena hal ini. Akan pusing kepala.

Jika sudah kena, hal pertama yang dilakukan adalah mengunci mesin Anda, jangan sampai nyebar seperti kanker.

Jika sudah, coba Anda pakai backup Anda untuk recover kembali.

Kesimpulan

Dengan penjelasan di atas, sangat penting untuk menjaga keamanan di sistem Anda. Beberapa langkah di atas dapat Anda terapkan untuk mencegah ransomware masuk ke komputer Anda. Semoga artikel ini membantu Anda.

 

Leave a Reply