cPanel vs Plesk . Ini perbedaan dan Kelebihannya

Bagi banyak pengguna IT, platform adalah masalah preferensi. Hal yang sama berlaku pada Control Panel yg digunakan oleh sebuah hosting server. JaringanHosting.com akan membahas tentang cPanel vs Plesk Control Panel.

Mari kita lihat 2 Control Panel Hosting yang popular saat ini, yaitu cPanel dan Plesk Control Panel. cPanel dan Plesk cukup mirip. Mereka memiliki sebagian besar fitur yang sama. Tapi bagaimanapun juga, memiliki perbedaan.

Berikut ini beberapa perbedaan antara cPanel dengan Plesk Control Panel.

 

cPanel / Plesk ?

cPanel / Plesk ?

 

  1. User Interface / Antarmuka Pengguna

Plesk memiliki tampilan user interface yang sangat bersih dan praktis, sehingga sangat mudah digunakan dan dipelajari bahkan oleh seorang pemula. Installasi untuk berbagai aplikasinya pun mudah dan terpusat.

cPanel merupakan control panel yang paling banyak dipakai di Indonesia, sehingga mungkin saja user Indonesia lebih akrab dengan tampilan cPanel. Tapi untuk mempelajarinya tidak semudah mempelajari Plesk Control Panel.

 

  1. OS Support

cPanel hanya berjalan pada CentOS, RedHat dan CloudLinux dan tidak bisa dijalankan pada OS Windows. Sementara OS Windows masih menguasai dunia, maka cPanel bersifat lebih “terbatas”.

Plesk Control Panel jauh lebih fkesibel dalam poin ini, karena selain support Linux, Plesk Control Panel juga bisa dijalankan di OS Windows.

Jelas Plesk lebih fleksibel dibandingkan dengan cPanel karena kemampuannya yang bisa digunakan lintas OS.

  1.  Panel Admin

cPanel dilengkapi dengan Web Host Manager (WHM) sebagai standar, meskipun shared hosting pengguna tidak akan melihat WHM kecuali mereka meng-upgrade ke reseller atau VPS hosting. CPanel sisi adalah untuk pemilik website, sedangkan WHM adalah untuk administrator server. Meskipun terkait, kedua sistem memiliki login dan antarmuka yang terpisah.

Plesk, di sisi lain, memiliki satu login untuk administrator dan pengguna. Dengan Plesk Control Panel, kemudahan membuat e-mail dan subdomain akan lebih terasa. Panel Admin di Plesk terlihat lebih professional.

 

Web Anda Pelan? Temukan Solusinya disini

Web Anda Pelan? Temukan Solusinya disini

  1. Kemudahan Migrasi

Kedua control panel ini, cPanel dan Plesk Control Panel memiliki kemudahan migrasi yang sama. Tapi tentu migrasi ini biasanya berlaku untuk control panel yang sejenis. Missal :

cPanel ke cPanel dan atau Plesk ke Plesk.

Migrasi antar control panel juga mungkin terjadi, tapi tentu tidak semudah migrasi dengan control panel yang sama.

Sehingga, pikirkan dan pelajari lagi sebelum benar-benar memilih control panel.

Tentu kami dari JaringanHosting.com menggunakan Plesk Control Panel untuk layanan hosting kami, sehingga lebih baik performanya. Selain itu, ini memudahkan bagi para user baru yang ingin menikmati layanan hosting tanpa perlu merasa “ribet” dengan control panelnya.

Untuk merasakan kemudahan menggunakan Plesk Control Panel pada layanan Windows & ASP.NET Web Hosting Anda, kami mengundang Anda untuk bergabung dengan JaringanHosting.com sekarang juga :D

 

Cara mendapatkan Extra Income dengan menjadi Reseller Web Hosting

Apakah yang dimaksud dengan Reseller Web Hosting?

Reseller Web Hosting adalah sebuah layanan pembelian reseller web-hosting dari perusahaan web hosting yang lebih besar, membagi layanan tersebut ke dalam rencana kustom hosting, dan kemudian menjual kembali layanan kepada pelanggan sendiri. Hal ini mirip dengan model bisnis grosir-pengecer yang khas. Sangat mudah dan murah untuk menjadi reseller web hosting, dan bisnis reseller yang direncanakan dengan baik tentu dapat membuat keuntungan.

Berikut adalah sedikit panduan untuk menjalankan sebuah bisnis reseller di bidang Web Hosting

1. Riset
Semua rencana bisnis yang baik dimulai dengan penelitian/riset yang memadai: Berapa banyak kompetisi yang ada? Seberapa sukseskah mereka yang menjalankan bisnis ini? Apa yang mereka lakukan secara benar? Apa yang konsumen inginkan, yang dimana perusahaan-perusahaan tersebut belum memberikannya? Penelitian tentang web hosting dan menjual kembali (reseller) relatif mudah dibandingkan dengan beberapa bisnis lain. Perusahaan web-hosting dan reseller memiliki kehadiran online, dan informasi yang Anda butuhkan adalah di ujung jari Anda.

2. Buatlah sebuah rencana bisnis yang baik dan matang
Reseller web hosting dapat mendaftar untuk account reseller dan menjadi “dalam bisnis” dalam hitungan menit. Sebegitu mudahnya untuk menjadi seorang reseller di bidang web hosting dan tentu dengan biaya yang rendah. Banyak orang mulai dengan pendapatan dan pekerjaan harapan yang tidak realistis dan tidak ada rencana. Pelanggan tidak otomatis berduyun-duyun ke sebuah perusahaan baru. Rencanakan bagaimana Anda akan memasarkan perusahaan baru Anda. Untuk menulis rencana bisnis yang tepat, menentukan berapa banyak uang yang Anda akan perlu untuk mendapatkan bisnis berjalan dan berapa banyak akan dibutuhkan untuk tahun pertama. Ada banyak kompetisi, sehingga mengidentifikasi basis pelanggan tertentu atau genre, seperti bisnis lokal.

3. Pilihlah Perusahaan Hosting yang bisa dipercaya dan sudah lama beroperasi
Banyak perusahaan web-hosting menawarkan account reseller. Pilihlah perusahaan hosting yang bisa dipercaya dapat membantu Anda dan perusahaan tersebut haruslah sudah beroperasi cukup lama. Rencana bisnis harus membantu menentukan perusahaan hosting kemungkinan akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi bisnis baru. Persempit daftar perusahaan hosting ke beberapa pilihan, kemudian hubungilah masing-masing perusahaan untuk mendiskusikan kebutuhan dan rencana Anda. Kontak ini juga akan memungkinkan Anda mengukur seberapa responsif perusahaan itu atas pertanyaan-pertanyaan Anda.

4. Promosi, promosi dan promosi
Yang paling menantang bagian dari menjadi reseller web hosting adalah pemasaran bisnis. Ribuan web host menjual jasa di Internet, sehingga berdiri sendiri untuk keluar dari keramaian adalah sesuatu yang cukup sulit. Gunakan situs jejaring sosial, blog, dan forum pesan online untuk menyebarkan berita sambil meminimalkan biaya iklan. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan strategi Growth-Hacking seperti yang sudah dijelaskan di blog kami.

Jika Anda memang mencari sumber pendapatan tambahan, menjadi Reseller Web Hosting tentu bisa menjadi jawabannya. Alasannya sederhana:

1. Anda tidak perlu waktu yang banyak untuk menjalankannya
Anda tidak perlu harus ketemu calon customer, Anda juga tidak usah pusing dengan kemacetan di jalan Jakarta, dsb

2. Customer Anda bisa datang dari mana saja
Karena basis dari Reseller Web Hosting adalah online, maka customer Anda bisa datang dari mana saja. Yang perlu Anda lakukan adalah membuat sebuah web yang professional, yang bisa dipercaya dan semua kontak detil jelas terpampang di website Anda.

3. Ada banyak produk/servis yang bisa Anda jual
Selain web hostingnya sendiri, Anda juga bisa resell domain name, SSL Certificate, Email Service dan masih banyak produk2 yang bisa Anda jual lagi

4. Anda juga bisa memanfaatkan webspace yang masih ada untuk membuat toko online Anda sendiri, yang mungkin bergerak di bidang usaha yang lain. Dengan demikian, dengan menjadi Reseller Web Hosting, Anda juga bisa resell produk2 lainnya. “Sambil menyelam, minum air – asal jangan sampai tenggelam saja”

Jadi tunggu apa lagi? Segeralah bergabung menjadi Reseller kami di JaringanHosting.com

 

Kok harga layanan hosting bisa berbeda-beda ya?

Bagi kalian yang sudah sering berselancar di dunia online, tentu Anda tidak asing lagi mendengar kata “website”, “domain”, ataupun penyedia web hosting yang umumnya dinamakan “web hosting provider”. Nah, yang mungkin bisa membingungkan Anda adalah harga yang ditawarkan oleh masing2 penyedia layanan hosting, kok ada yang mahal dan ada yang murah dengan harga yang tidak masuk akal.

JaringanHosting.com, sebagai penyedia layanan hosting berbasis Windows dan ASP.NET terdepan di Indonesia, akan mencoba mengulasnya dalam artikel ini.

Web Anda Pelan? Temukan Solusinya disini

Web Anda Pelan? Temukan Solusinya disini

1. Operating System (OS)
Harga layanan hosting tergantung dari OS yang dipasang di sebuah web server. Jika sebuah web server menggunakan Linux ataupun turunannya, maka harga hostingnya bisa ditekan serendah mungkin. Ini dikarenakan tidak adanya license fee untuk menggunakan OS Linux. Hal yang berbeda ditemukan di penyedia layanan hosting berbasis Windows Server, seperti JaringanHosting.com. Kami menggunakan Windows Server dan kami harus membayar lisensi untuk menggunakan OS ini. Tentu saja harga kami tidak bisa dibandingkan dengan penyedia layanan hosting berbasis Linux

2. Spesifikasi Server
Spesifikasi Server tentu menentukan harga dari sebuah hosting. Jika penyedia hosting hanya menggunakan server dengan spesifikasi rendah, tentu harga layanan bisa ditekan. Imbasnya ya ke performa dari website yang di host di dalamnya. Kami di JaringanHosting.com, selalu menggunakan server2 yang mumpuni dengan spesifikasi minimal Quad Core Xeon Processor dan 8 GB RAM.

3. Jumlah Website dalam sebuah server
Jumlah website yang ditempatkan dalam sebuah server tentu mempengaruhi harga layanan hosting. Walau tidak ada satupun penyedia layanan hosting yang menjelaskan jumlah website dalam sebuah server, akan tetapi bisa dipastikan jika hostingnya harganya murah, maka jumlah website dalam sebuah server pastilah banyak. Sebagai illustrasi: jika sebuah bus memiliki kapasitas 30 tempat duduk dan 25 orang berdiri, bisakan bus ini menampung 100 orang? Tentu bisa. Jika drivernya lagi ngejar setoran, 100 orang pun tetap bisa ditampung. Tapi, mohon maaf, jangan ditanya apakah penumpang didalamnya nyaman atau tidak.

Diluar faktor2 diatas, tentu masi ada faktor2 lainnya yang tidak diuraikan disini

Semoga bermanfaat!

 

 

Kenapa Web Anda pelan? Temukan Alasan dan Solusinya disini!

Banyak orang bertanya-tanya, “kok webnya pelan sekali ya? Padahal web yang lainnya ok-ok saja”, “kok web saya lemot pas dibuka di mobile phone ya?”. Pertanyaan-pertanyaan ini sudah lazim kita temukan dalam keseharian kita.

Anda mungkin membayar murah untuk hosting di provider lain, akan tetapi, tidak ada gunanya juga jika web Anda pelan, bahkan down hampir setiap waktu.

Paket hosting kami dimulai dari Rp 40.000/bulan saja (atau sekitar Rp 1500 per hari saja). Buatlah sebuah kesan yang bagus untuk pengunjung/user web Anda dengan sebuah web yang berkecepatan tinggi. Anda tentu tidak ingin pengunjung Anda frustasi karena web Anda lemot, bukan? Apakah hanya karena ingin menabung Rp 1500/hari, Anda harus mengorbankan online bisnis Anda dan menanamkan kesan yang buruk di benak pengunjung/user web Anda? Pikirkanlah baik2 mulai hari ini juga!

Web Anda Pelan? Temukan Solusinya disini

Web Anda Pelan? Temukan Solusinya disini

Bahasan hari ini dimulai dengan  alasan kenapa sebuah web berjalan lemot atau alias pelan. Ada beberapa alasan yang menyebabkan sebuah web menjadi pelan pas di browsing:

1. Kualitas Server
Tentu saja kecepatan akses ke sebuah web sangat bergantung dari kualitas servernya. Jika servernya mumpuni dengan dilengkapi processor dan RAM yang tinggi, tentu akan mempergaruhi kecepatan sebuah web. Processor yang bagus tentu mempengaruhi seberapa cepat sebuah web akan disajikan ke user. RAM yang tinggi akan membuat data2 yang sudah disampaikan sebelumnya ke user bisa “diingat” oleh server sehingga server tidak usah meload ulang data2 yang sama

2. Jumlah Website dalam sebuah server
Jumlah website dalam sebuah server tentu saja mempergaruhi kecepatan sebuah web. Jika Anda menggunakan transportasi publik seperti bus, Anda tentu lebih senang bus yang tidak padat dengan orang, bukan? Jika terlalu padat, tentu Anda sendiri juga tidak merasa nyaman, dsb. Hal yang sama juga untuk sebuah web yang berada di sebuah server. Banyak sekali hosting di Indonesia yang menyediakan hosting sangat dan super murah, akan tetapi, server mereka disesaki oleh ratusan bahkan ribuan web. Bagaimana web Anda bisa berjalan cepat, bahkan untuk “nafas” saja web Anda sudah susah!

3. Jarak (Distance) Koneksi dari device Anda ke website
Lokasi dari server juga menentukan kecepatan sebuah website. Jika Anda memiliki website yang berlokasi di Amerika Serikat, kecepatannya tentu akan kalah dengan website yang ditempatkan di Singapura atau Indonesia. Tentu saja Anda memilih lokasi data center berdasarkan pertimbangan tertentu, contoh: customer JaringanHosting.com lebih memilih data center yang di Singapura karena alasan infrastruktur (listrik tidak byar-pet), keamanan dan kecanggihan teknologi di data center di Singapura lebih baik daripada yang ada di Indonesia.

4. Aktivitas yang ada didalam sebuah server
Seperti point 2 yang sudah dibahas di atas, aktivitas yang ada di sebuah server juga mempengaruhi kecepatan website. Aktivitas ini bisa berupa jumlah pengunjung ke sebuah web dalam server ataupun aktivitas yang dilakukan oleh web tertentu di server (misalnya ada web yang menyediakan online gaming, dsb). Aktivitas2 ini tentu akan menyebabkan web2 lain yang ada di server yang sama menjadi pelan, dsb

5. Koneksi Internet Anda sendiri
Ini tentu sudah sangat berpengaruh dengan kecepatan loading dari sebuah web. Akan tetapi, kami menaruh ini di point terakhir karena ini ada sesuatu yang kami tidak bisa kontrol (faktor eksternal dari server)

Untuk mengatasi problem2 diatas, JaringanHosting.com menyediakan server2 yang mumpuni. Dengan data center di Singapura, kami hanya menyediakan server2 dengan kualitas dan spesifikasi yang tinggi. Semua server kami memiliki spesifikasi sebagai berikut:

- Minimum Quad Core Processor
- Minimum 8 GB RAM
- Minimum 1000 Mbps connection speed

Kami juga tidak overload server kami dengan ribuan websites. Bahkan kami melakukan load balancing di server2 kami sehingga traffic tidak hanya terpusat di satu server. Kami juga selalu memonitor penggunaan/aktivitas dari web-web yang ada di server kami. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada satu atas dua website di server yang menggunakan CPU atau RAM yang tinggi.

Demikianlah bahasan ini dibuat. Semoga bermanfaat!

 

Growth Hacking Tactics 3 : GUEST POST , jadi tamu itu penting !

Halo :D

Tim JaringanHosting.com akan kembali membahas tentang Growth Hacking Tactics, kali ini edisi ke-3 :D

Apa sih  Taktik ke-3 nya???

BE A GUEST ANYWHERE = Jadilah Tamu DIMANAPUN

tumblr_m8d619q3uo1qamhyd

Kalau Anda suka baca website/blog yang visitornya ramai, pasti Anda sering melihat di kolom komentar banyak yang meninggalkan pesan berisi LINK/URL ke blog milik mereka sendiri. Iya kan? Nah seperti itulah maksudnya taktik ke-3 ini :D

tapi untuk melakukan taktik ini, tentu harus ada triknya :D

Ini dia trik Growth Hacking Tactics 3 :

1. Jangan gunakan akun personal asli Anda

Usahakan untuk membuat akun baru, alamat e-mail baru yang khusus Anda gunakan untuk blog-walking atau memberi komentar di blog orang lain. Sehingga kalau akun tersebut di banned atau di non-aktifkan oleh Google, Anda tidak rugi :D

2. Jangan Hanya Posting LINK/URL

Anda harus jadi tamu yang baik di rumah orang lain :D

Berilah komentar yang relevan dengan artikel yang Anda baca, response artikel dengan baik.  Setelah itu baru titipkan LINK/URL Blog Anda di bagian akhir komentar. Jika perlu, beri keterangan yang menarik tentang blog Anda sebelum menyertakan URL nya.

contoh : “Artikel tentang Growth Hacking Tactics nih di blog.jaringanhosting.com”

banner-jarhost-kotak

3. Jangan Takut Gagal

Kalau sudah sering blog-walking, sudah bertamu kemana-mana, tapi belum ada feedbacknya, jangan pernah merasa gagal. Mungkin saja blog Anda kurang relevan dengan yang dicari pembaca, atau mungkin juga belum ada yang melihat link blog Anda. Coba lagi, jalan-jalan terus ke blog tetangga dan tetap jadi tamu yang baik.

Nantikan Growth Hacking Tactics selanjutnya :D

Semoga bermanfaat :D

RELATED POSTS :

 

Cloud Hosting Indonesia – JaringanHosting.com :: Apa yang Membuat Lingkungan Cloud Server Dapat Diandalkan?

Secara umum lingkungan Cloud Server mampu menyediakan 100% jaminan uptime yang membuat Cloud Server ini paling dapat diandalkan dibandingkan dengan layanan lainnya dalam industri Web Hosting. Meskipun Dedicated Server juga telah menyediakan jaminan uptime yang sama, namun yang membuat Cloud Server populer jika dilihat dari sisi biaya adalah Cloud Server lebih terjangkau dibandingkan dengan layanan yang lain. Berdasarkan pertimbangan tersebut, mungkin Anda berpikir apa yang membuat Cloud Server dapat diandalkan. Hal tersebut dapat dijelaskan pada tulisan di bawah ini.

Dukungan dari Banyak Server

Cloud Server terdiri dari beberapa server yang dikendalikan oleh bagian umum perangkat lunak yang dikenal sebagai ‘hypervisor’. Dibandingkan dengan sistem operasi seperti Windows atau Linux, perangkat keras yang mendukung Cloud Server didasarkan pada perangkat lunak ‘hypervisor’ ini sehingga memiliki akses langsung ke perangkat keras pada server dan sangat mudah untuk dikontrol. Menjalankan perangkat lunak virtualisasi di atas sistem operasi yang ada kadang-kadang dapat menyebabkan masalah kompatibilitas dan perizinan.

Semua server ini dikendalikan oleh server pusat dan lazim menjalankan sebuah perangkat lunak, dengan begitu semua sumber daya tersebut dikumpulkan secara virtual dan Cloud Server diperlakukan sebagai satu kesatuan, bukan sebagai kumpulan server individu. Virtual Machines dalam Cloud Server tersebut dapat dipindahkan melewati Cloud yang ditentukan oleh ketersediaan server, yang artinya jika satu server gagal, VM host pada server yang dapat dipindahkan seketika ke server lain sehingga pengguna tidak mengalami gangguan apapun pada layanan mereka. Pusat SAN atau Storage Area Network, pada dasarnya merupakan koleksi besar hard drive host yang terhubung ke jaringan dan biasanya dikelola dalam penyimpanan di Cloud Server. Arsitektur penyimpanan pusat memberikan kontribusi untuk kemudahan transportasi VM di server karena semua data disimpan di sini sehingga ketika mesin virtual bermigrasi ke server lain, data aktual VM tidak perlu dipindahkan. Maka hal ini membuat Cloud Server mampu diandalkan karena menyediakan lingkungan yang tahan terhadap kegagalan hardware.

Jaringan dan Kekuatan Redudansi

Untuk mendukung Multiple server dalam lingkungan Cloud Server, jaringan dan daya redundansi juga membantu dalam memberikan layanan yang mampu mencapai 100% uptime. Redundansi jaringan adalah hal fundamental yang memungkinkan akses eksternal ke situs web dan server yang di-host dalam Cloud Server dan Anda akan sulit menemukan ISP atau data center provider yang menghosting servernya dalam koneksi tunggal.

Dalam kasus Cloud Server, Anda akan menemukan bahwa mesin virtual Anda akan di-host pada Cloud yang ada pada pusat data yang memanfaatkan beberapa koneksi internet sehingga jika koneksi utama gagal, Anda masih akan memiliki akses penuh ke server Cloud Anda. N + 1 redundansi juga telah digunakan dalam desain jaringan internal, jika Anda bayangkan N = sepotong perangkat keras jaringan, 1 adalah bagian yang sama persis dengan hardware. Network Item N adalah bagian utama dari hardware yang digunakan, sementara +1 adalah cadangan yang tersedia untuk jaringan yang mengalami kegagalan alat jaringan utama.

Redundansi daya sama pentingnya dengan redundansi jaringan. Jika daya perangkat keras di Cloud gagal, maka tempat lain selain pusat data akan mengakibatkan seluruh lingkungan mengalami crash karena tidak memiliki listrik untuk menjalankannya. Namun, di sebuah pusat data profesional, Cloud akan menyuplai kekuatan yang multiple. Seperti halnya dengan redundansi jaringan, beberapa multiple power feeds akan digunakan sehingga jika listrik utama terputus, listrik masih bisa dipasok dari sumber lain. Tindakan khas redundansi daya lainnya yang diambil juga termasuk UPS (Uninterruptable Power Supply) baterai dan generator diesel yang dapat menyediakan listrik untuk jangka pendek jika terjadi kasus pemadaman lengkap.

Dukungan Kami

Semua server hardware perlu secara profesional dipertahankan jika ingin tetap beroperasi. Dan Cloud tidak memiliki pengecualian untuk aturan ini; memang memiliki dukungan insiyur profesional yang  tersedia sepanjang waktu adalah salah satu pilar inti lingkungan Cloud yang handal.

Dalam hal layanan Cloud Server, JaringanHosting menyediakan dukungan penuh selama 24 jam dan 7 hari dan kami mampu meng-handle semua masalah Cloud yang Anda hadapi . Paket yang ada aktifkan sudah termasuk dengan dukungan penuh kami. Anda dapat menghubungi kami untuk membantu Anda dalam masalah apapun setiap saat dan setiap waktu sehingga Anda bisa mendapatkan hasil maksimal dari Cloud Server Anda.

 

Cloud Hosting Indonesia – JaringanHosting.com :: Tips Terbaik Untuk Keamanan Cloud Server Anda

Saya kembali membahas keaman untuk artikel yang saya tulis kali ini. Keamanan adalah sesuatu yang sangat penting. Karena berawal dari keamanan kita mulai membangun kepercayaan untuk para pelanggan kita. Begitu juga yang kami lakukan di JaringanHosting.com. Keamanan untuk klien kami adalah nomor satu. Dengan kinerja server yang baik para pelanggan akan merasakan perbedaan yang sangat terasa. Untuk performance, pelanggan yang pernah host di JaringanHosting pasti merasakan sebuah perbedaan yang dapat membuat bisnis Anda menjadi lebih berkembang

Cloud-Security

Sebuah infrastruktur yang benar-benar aman sangat tergantung pada kebijakan keamanan yang diterapkan oleh administrator server. Artikel ini akan menyoroti beberapa dasar, praktek fundamental yang terbaik untuk memastikan keselamatan dan keamanan data Anda pada Windows Cloud Server.

Password untuk Keamanan yang baik

Mungkin Anda pernah merasa seperti ini, Anda berusaha untuk membuat password Anda sedemikian rumit, unik dan kompleks bertujuan agar password Anda tidak mudah di crack oleh hackers. Kita seperti dipaksa untuk melakukan ini. Itu semua bertujuan agar Anda memiliki sebuah kombinasi password yang kuat agar tidak mudah diretas oleh hackers. Tapi ada beberapa Tips untuk password Anda yang lebih baik :

  • Buat account yang benar-benar dibutuhkan
  • Berikan level minimal permission yang diperlukan untuk account yang diberikan
  • Lakukan  perubahan password minimal setiap 90 hari
  • Yang paling penting, meningkatkan kompleksitas password Anda dengan panduan berikut:
  • Minimal 8 karakter
  • campuran huruf besar dan huruf kecil, angka dan karakter khusus
  • hindari menggunakan informasi pribadi seperti nama, tanggal lahir, username, dll

Windows Firewall Service

Windows Firewall Service (MpsSvc) dapat untuk gunakan secara gratis dan mendukung penciptaan pengaturan firewall dan koneksi keamanan inbound dan outbound pada Windows Cloud Server Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk menyaring, melindungi dan mengelola traffic jaringan. Dengan tool ini, Anda dapat mengkonfigurasi firewall Anda untuk hanya port terbuka dan akses ke layanan pada server Anda yang diperlukan, tindakan pengamanan akan menambah kekuatan yang luar biasa untuk keamanan jaringan Anda secara keseluruhan. Lihat lebih spesifik tentang manfaat yang Anda terima dengan Windows Firewall Service.

Maintain Updated Systems dengan Patching Bulanan

Pastikan bahwa Anda tetap up to date dengan semua patch pada Windows Cloud Server dan itu akan sangat mengurangi kerentanan Anda terhadap bug yang berpotensi memunculkan bencana untuk Anda sendiri, dan akan memastikan usage dan stabilitas yang optimal. Beberapa orang tampak nyaman dengan melakukan patching secara triwulanan, tetapi kami sangat menyarankan Anda untuk melakukan patching bulanan. Anda dapat menjadwalkan patch bulanan Anda berdasarkan Patch harian di mana Microsoft umumnya merilis patch untuk  keamanan. Selain menjaga patch Microsoft saat ini, penting untuk memantau patch khusus non-Microsoft juga.

Jangan gunakan Windows Cloud Server untuk Menelusuri Situs Lain

Dengan mengikuti praktek sederhana yang terbaik ini, Anda dapat menghindari banyak masalah keamanan yang tidak perlu. Mayoritas semua malware dan virus yang dikontrak melalui web browsing, dengan demikian, Anda harus membatasi penggunaan Windows Server Cloud Anda hanya fungsi-fungsi yang diperlukan untuk situs atau aplikasi.

Sementara praktik keamanan di atas pesawat dasar, mereka akan dapat dengan mudah dipantau. Apakah Anda baru memulai atau telah mengelola server selama bertahun-tahun, memastikan langkah-langkah dasar keamanan dan dipraktekkan secara teratur dengan update yang teratur pada Windows Cloud Server akan mengurangi rasa sakit ketika website Anda diserang oleh hackers, spam, malware dan sejenisnya.

Untuk membantu Anda, kami dari JaringanHosting siap memberikan dan melayani keamanan terbaik untuk bisnis Anda. Anda dapat memilih paket layanan kami yang Cloud Hosting dan Company Hosting untuk bisnis Anda agar terus berkembang. Didukung dengan kinerja server yang luar biasa yaitu dengan Minimal 16 GB RAM serta backbone speed 1000MBps Anda akan merasakan kecepatan akses situs Anda yang sangat cepat tanpa gangguan yang akan terasa. Itu semua akan membuat bisnis Anda berkembang. Untuk selanjutnya Anda bisa menanyakan mengenai paket layanan melaui layanan Customer Service yang telah kami sediakan. Sekian mengenai Tips Terbaik Untuk Keamanan Cloud Server Anda. Semoga bermanfaat

 

Cloud Server Indonesia – JaringanHosting.com :: Cara Menghitung IOPS Pada Windows Server Cloud

Mengetahui bagaimana memperkirakan penggunaan IOP (Input/Output Operations) anda, dapat membantu anda memahami penggunaan dari server yang dipakai dan membantu anda menghitung berapa banyak transaksi pada blok SAN (Storage Area Network) yang anda perlukan. Untuk sebagian besar server, ini akan baik-baik saja. Di sisi lain, memiliki banyak kegiatan SQL Server atau situs web yang sangat sibuk dapat mendorong penggunaan TIO lebih dari batas ini yang dapat mempengaruhi biaya bulanan Anda. Memahami penggunaan IOP Anda juga dapat membantu menentukan apakah konfigurasi sesuai. Atau jika hybrid server configuration menggunakan cloud server dan dedicated server akan lebih baik.

Cloud Server Indonesia - JaringanHosting.com

Ukuran sebuah TIO dapat sekecil 4 kilobyte atau sama besar dengan 64 kilobyte. Jumlah operasi yang digunakan untuk server Anda pada bulan tersebut akan tergantung pada ukuran file yang dibaca / ditulis ke disk dan juga dapat dipengaruhi oleh file yang terfragmentasi pada disk.

Anda dapat menganggap suatu TIO sebagai wadah yang bergerak data dari SAN ke daftar Cloud Server. Untuk file kecil, wadah kecil yang digunakan (4k). Jika Anda bekerja dengan banyak file kecil, akan banyak data yang pindah namun jika anda bekerja dengan banyak file besar, wadah besar (64KB) digunakan. Hal ini memungkinkan Anda untuk mentransfer jumlah yang lebih besar dari data dalam jumlah yang sama.

Dalam kebanyakan kasus, usage anda akan menjadi kombinasi dari berbagai ukuran wadah yang berbeda selama periode waktu tertentu. In order, anda merencanakan jumlah IOPS yang anda gunakan, anda dapat menghitung IOPS sesuai dengan yang tertinggi dan terendah. Ini akan memberi Anda gambaran tentang jumlah minimum dan maksimum IOPS Anda dapat menggunakan.

Sebagai contoh, mari kita gambarkan, bahwa anda akan mentransfer 500 GB data dalam sebulan antara SAN dan server anda. Dengan ukuran wadah terkecil dari 4 KB perhitungan akan terlihat seperti ini :

500 GB * 1024 * 1024 / 4 = 131,072,000 IOPs

Formula ini membutuhkan 500 GB, mengalikan dengan 1024 untuk mengkonversi ke megabyte, kemudian mengalikan dengan 1024 lagi untuk mengkonversi ke kilobyte. Akhirnya, anda membagi dengan wadah sebesar 4KB untuk mendapatkan IOPs.

Disisi lain kita menggunakan wadah sebesar 64KB :

500 GB * 1024 * 1024 / 64 = 8,192,000 IOPs

Perhitungan ini akan membantu anda memahami jumlah IOPS anda pada Cloud Server yang digunakan.

 

Cloud Hosting Indonesia – JaringanHosting.com :: Alasan Kuat Kenapa Anda Harus Migrasi ke Cloud

Pernahkah anda berpikir untuk migrasi website anda ke Cloud Hosting di tahun 2014 ini? Ya Cloud untuk saat ini sedang menjadi tren. Banyak perusahaan besar dan menengah juga menggunakan Cloud untuk website mereka. Mereka berpikir bahwa proses dan waktu adalah sesuatu yang sangat penting seperti, storing data dan maintaining hardware dari jarak jauh. Software-as-a-Service (SaaS) dan Infrasucture as-a-Service (IaaS) mungkin menjadi solusi untuk perubahan dan pertumbuhan perusahaan anda

Cloud Hosting Indonesia – JaringanHosting.com

Sebenarnya, apa itu IaaS?

IaaS mengacu pada infrastruktur data center off-site: hard drive, server, dan komponen networking. Penyedia IaaS melakukan maintenance peralatan, ruang sewa dan jasa untuk beberapa pelanggan. Hal ini memungkinkan usaha kecil untuk menghemat biaya pemeliharaan data center dan menghindari kerepotan mengamankan real estate dan mempekerjakan staf untuk terus berjalan.

Lalu, apa itu SaaS?

SaaS beroperasi pada premis yang sama tetapi mengacu pada software application host di Cloud dan diakses melalui internet. Provider SaaS menangani semua keamanan, pemeliharaan, dan perawatan off-site, yang memungkinkan beberapa pelanggan untuk menghemat biaya dan menuai keuntungan dari program high-end, seperti aplikasi manajemen hubungan pelanggan

Kenapa Anda Harus Pindah ke Cloud?

Apakah bisnis kecil Anda membutuhkan data center atau Anda sedang mencari yang lebih baik, software yang lebih terjangkau yang dapat mengakomodasi kebutuhan perkembangan perusahaan Anda, berikut adalah empat alasan kuat untuk bermigrasi ke Cloud pada tahun 2014.

1. Menghindari Perkembangan yang Menetap

IaaS dan SaaS adalah solusi untuk dapat meningkatkan skala setiap saat untuk mengakomodasi perubahan, seperti pergeseran musiman atau ledakan pertumbuhan. “Dengan IaaS, usaha kecil mampu menghemat biaya operasi, karena mereka membayar hanya untuk sumber daya yang mereka benar-benar gunakan,” kata William Toll, wakil presiden pemasaran untuk ProfitBricks. “Penyedia IaaS beroperasi fleksibel, pembayaran-per-penggunaan dengan harga yang terstruktur, sehingga biaya dan sumber daya lebih hemat serta berfluktuasi sempurna dengan permintaan dan dengan demikian pendapatan perusahaan.”

“Meningkatkan model tradisional berarti mencari fasilitas yang lebih besar, menyewa atau leasing server tambahan, dan menimbulkan biaya berkelanjutan pemeliharaan infrastruktur itu, bahkan permintaan Anda akan kembali normal bulan depan,” jelas Toll. “Untuk usaha kecil, IaaS memiliki biaya keuangan yang masuk akal”

2. Mengurangi Jumlah Staff

Migrasi ke Cloud berarti keseluruhan data Anda disimpan ke off-site server yang mudah diakses menggunakan internet. Itu berarti anda tidak perlu menginstall software pada perangkat lokal, mengamankan data Anda yang sensitif, atau mempertahankan sebuah departemen IT untuk menangani tugas-tugas ini. Menggunakan Cloud tidak menghilangkan kebutuhan untuk langkah-langkah keamanan Anda sendiri, tetapi memilih provider dengan langkah-langkah keamanan di tempat serta mengurangi kebutuhan staf Anda.

Usaha kecil menggunakan versi SaaS yang paling up-to-date. Provider SaaS menangani update dari jarak jauh, sehingga perubahan akan terlihat jika terjadi.

3. Akses Resource mahal dengan biaya yang kecil

“Usaha kecil yang memilih Cloud tidak hanya untuk fleksibilitas dan skalabilitas mereka, tetapi juga untuk kemampuan mengakses solusi yang canggih dengan biaya yang murah” kata Robert Stanley, editor ClickSoftware’s Mobile Fever blog. “Dari appointment booking dan scheduling tools untuk proyek aplikasi manajemen, usaha kecil dapat beroperasi hampir dari setiap aspek dari organisasi mereka di Cloud.”

Kuncinya adalah integrasi. “Usaha kecil harus mencari SaaS solution yang terintegrasi dengan aplikasi mereka yang lain, telah menggunakan aplikasi populer lainnya, itu mungkin memiliki kegunaan untuk di kemudian hari,” Stanley menyarankan. “Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menciptakan sebuah platform kohesif yang sempurna dikonfigurasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang tepat.”

IaaS juga lebih hemat biaya daripada alternatif-nya. Rata-rata, 10 tahun masa kontrak sebuah data center, menghabiskan biaya sekitar Rp. 1,4 M untuk konfigurasi dan maintenance. Data center yang sama biaya rata-rata yang dikeluarkan Rp. 559 Juta di bawah model IaaS.

4. Memobilisasi Tenaga Kerja Anda

“Tidak pernah sebelumnya usaha kecil memiliki kemampuan untuk bersaing dengan major players dalam hal teknologi,” kata Stanley. “Tapi SaaS, yang memungkinkan usaha kecil untuk terhubung ke dalam lingkaran sebagai perusahaan besar yang telah dikonfigurasi intranet mereka sendiri, VPN, dan sejenisnya.”

Karena SaaS beroperasi di Cloud, pekerja lapangan dapat dengan mudah mengakses data penting dimanapun. Itu bermanfaat untuk mendapatkan keuntungan, termasuk memiliki akses cepat ke informasi yang up-to-date, kolaborasi yang lebih baik sebagai tim, meningkatkan produktivitas, dan fasilitas lainnya.

Ketika Anda siap untuk melakukan migrasi ke Cloud, carilah provider IaaS dan SaaS dengan keamanan yang baik, dijamin uptime dari 99 persen atau lebih baik, integrasi dengan aplikasi lain dan / atau API berfungsi penuh, serta memberikan Anda kontrol lebih lebih dari konfigurasi. Siapkah anda migrasi ke Cloud? Sekian mengenai artikel Alasan Kuat Kenapa Anda Harus Migrasi ke Cloud. Semoga bermanfaat

 

ASP.NET Cloud Hosting bersama JaringanHosting.com :: Cara Mengenkripsi dan Deskripsi Sandi Menggunakan ASP.NET

Enkripsi adalah proses menerjemahkan data teks biasa menjadi sesuatu yang tampaknya acak dan tak berarti. Dekripsi adalah proses menerjemahkan data acak dan tidak berarti ke teks biasa. Mengapa kita perlu menggunakan proses Enkripsi dan Dekripsi? Dengan menggunakan proses ini kita dapat menyembunyikan data asli dan menampilkan beberapa data sampah, berdasarkan ini kita dapat memberikan keamanan pada data kita. Di sini saya akan menjelaskan cara untuk mengenkripsi data dan cara untuk menyimpan data ke dalam database. Setelah itu saya akan menunjukkan cara untuk mendekripsi data terenkripsi dalam database dan cara untuk menampilkan data terdekripsi pada form. Saya memiliki form dengan empat fileds yang terdiri dari: nama-pengguna, password, nama depan, dan nama belakang di sini saya akan meng-enkripsi data password dan menyimpan data tersebut ke dalam database. Setelah itu saya akan mendapatkan data dari database dan mendekripsi data password terenkripsi tersebut, serta menampilkan data menggunakan gridview.

drupal hosting jaringanhosting.com

Masukkan kode sintaks berikut ini:
code1

code2

code3

Setelah itu tambahkan System.Text namespace dalam kode belakang karena dalam namespace ini berisi kelas yang mewakili ASCII dan pengkodean karakter Unicode. Setelah itu tambahkan kode berikut dalam kode belakang dan desain satu tabel dalam database dengan empat bidang dan beri nama sebagai “SampleUserdetails”.

private const string strconneciton = "Data Source=MYCBJ017550027;Initial Catalog=MySamplesDB;Integrated Security=True";
SqlConnection con = new SqlConnection(strconneciton);
protected void Page_Load(object sender, EventArgs e)
{
if (!IsPostBack)
{
BindencryptedData();
BindDecryptedData();
}
}
protected void btnSubmit_Click(object sender, EventArgs e)
{
string strpassword = Encryptdata(txtPassword.Text);
con.Open();
SqlCommand cmd = new SqlCommand("insert into SampleUserdetails(UserName,Password,FirstName,LastName) values('" + txtname.Text + "','" + strpassword + "','" + txtfname.Text + "','" + txtlname.Text + "')", con);
cmd.ExecuteNonQuery();
con.Close();
BindencryptedData();
BindDecryptedData();
}
protected void BindencryptedData()
{
con.Open();
SqlCommand cmd = new SqlCommand("select * from SampleUserdetails", con);
SqlDataAdapter da = new SqlDataAdapter(cmd);
DataSet ds = new DataSet();
da.Fill(ds);
gvUsers.DataSource = ds;
gvUsers.DataBind();
con.Close();
}
protected void BindDecryptedData()
{
con.Open();
SqlCommand cmd = new SqlCommand("select * from SampleUserdetails", con);
SqlDataAdapter da = new SqlDataAdapter(cmd);
DataSet ds = new DataSet();
da.Fill(ds);
gvdecryption.DataSource = ds;
gvdecryption.DataBind();
con.Close();
}
private string Encryptdata(string password)
{
string strmsg = string.Empty;
byte[] encode = new byte[password.Length];
encode = Encoding.UTF8.GetBytes(password);
strmsg = Convert.ToBase64String(encode);
return strmsg;
}
private string Decryptdata(string encryptpwd)
{
string decryptpwd = string.Empty;
UTF8Encoding encodepwd = new UTF8Encoding();
Decoder Decode = encodepwd.GetDecoder();
byte[] todecode_byte = Convert.FromBase64String(encryptpwd);
int charCount = Decode.GetCharCount(todecode_byte, 0, todecode_byte.Length);
char[] decoded_char = new char[charCount];
Decode.GetChars(todecode_byte, 0, todecode_byte.Length, decoded_char, 0);
decryptpwd = new String(decoded_char);
return decryptpwd;
}
protected void gvdecryption_RowDataBound(object sender, GridViewRowEventArgs e)
{
if (e.Row.RowType == DataControlRowType.DataRow)
{
string decryptpassword = e.Row.Cells[2].Text;
e.Row.Cells[2].Text = Decryptdata(decryptpassword);
}
}

Maka hasil yang akan didapatkan adalah sebagai berikut:
output